Seperti yang telah dilansir dari situs sankei.com, bahwa pemerintah jepang akan memperpanjang pembatasan masuk negara jepang bagi warga asing baru dikarenakan virus Corona varian Omicron. Hal ini diungkapkan oleh beberapa pejabat pemerintah terkait. Mengenai lama waktunya akan diputuskan berdasarkan tren penyebaran di luar negeri. PM Kishida sebelumnya telah menyampaikan di FujiTV pada tanggal 9 bulan ini, bahwa beliau akan mengumumkan secara resmi setelah libur panjang 3 hari ini. “Kami belum sepenuhnya mengerti mengenai varian ini, jadi kami ingin bertindak sangat hati-hati” ungkap beliau.
Pembatasan Masuk Negara jepang sudah diterapkan dari tahun lalu setelah terkonfirmasi kasus pertama di negara Jepang pada bulan November 2021. Kemudian pada 21 Desember, pemerintah memperpanjang kebijakan tersebut, dan mengatakan akan memutuskan kembali setelah melihat kondisi libur panjang 3 hari (8~10 Januari 2022).
Pada konferensi pers yang diadakan tanggal 4 Januari, PM mengatakan akan mempertahankan pengetatan masuk negara jepang sambil memfokuskan penanggulangan penyebaran di dalam negeri agar tidak terjadi kegagalan fasilitas medis. Namun, karena kecenderungan penyebaran yang luar biasa, maka pejabat terkait memutuskan untuk pembatasan masuk tidak dapat dilonggarkan untuk saat ini.
Dilansir dari: https://www.sankei.com/article/20220109-X7RF55RVQNOYPBYO6QBCPD5NWE
Artikel Terkait
Jepang Akan Lebih Serius Menangani Warga Asing, Lembaga Baru akan Dibuat
Sanseito, partai di jepang yang dikenal sering menyuarakan kritik yang…
Apa Itu Tokutei Zairyu Card? Mengenal Kartu Ijin Tinggal Baru dari Imigrasi Jepang
Mulai 14 Juni 2026, pemerintah Jepang resmi memberlakukan 特定在留カード atau…
Cegah Pemalsuan, Imigrasi Jepang Akan Cek Langsung Sertifikat Hasil Ujian SSW Pelamar TokuteI Ginou
Pemerintah Jepang mulai memperketat pemeriksaan dokumen bagi pelamar visa Tokutei…
