Pemerintah Jepang mulai memperketat pemeriksaan dokumen bagi pelamar visa Tokutei Ginou (SSW). Fokus utama pemeriksaan ini adalah keaslian sertifikat kelulusan ujian bahasa Jepang dan kemungkinan ke depan juga sertifikat ujian keterampilan.
Badan Imigrasi Jepang telah mulai melakukan pengecekan langsung terhadap status kelulusan ujian bahasa Jepang milik seluruh pelamar Tokutei Ginou sejak Januari 2026. Pengecekan dilakukan dengan mengonfirmasi hasil ujian kepada lembaga penyelenggara ujian, sebagai langkah untuk mencegah penggunaan sertifikat palsu.
Langkah ini muncul setelah adanya kasus pemalsuan sertifikat ujian bahasa Jepang yang digunakan untuk memperoleh status tinggal Tokutei Ginou. Dalam laporan tersebut, disebutkan bahwa kasus pemalsuan yang ditangani Kepolisian Osaka menjadi salah satu pemicu perubahan sistem pemeriksaan. Setelah sistem pengecekan menyeluruh diterapkan, beberapa kasus pemalsuan disebut telah terdeteksi dan berujung pada penolakan izin.
Dengan semakin banyaknya pekerja asing dan semakin populernya jalur Tokutei Ginou, Jepang tampaknya mulai menggeser fokus dari sekadar “menerima tenaga kerja asing” menjadi “memastikan tenaga kerja asing masuk melalui proses yang benar”.
Sumber: https://www.yomiuri.co.jp/national/20260605-GYT1T00056/
