Pemerintah Jepang berencana membuka kembali penerimaan pekerja asing berstatus Tokutei Ginou 1 untuk pekerjaan penyediaan makanan atau kyūshoku (給食) mulai April 2027. Rencana tersebut disampaikan dalam rapat panel ahli pada 19 Oktober 2026, menyusul kekurangan tenaga kerja yang mengancam layanan makanan di rumah sakit dan fasilitas kesejahteraan sosial.
Penerimaan akan dibuka melalui perubahan klasifikasi pekerjaan. Kegiatan memasak makanan institusi yang selama ini masuk bidang jasa boga atau 外食業 (gaishokugyō) akan dipindahkan ke bidang 飲食料品製造業 (inshokuryōhin seizōgyō), yaitu industri pembuatan makanan dan minuman. Pemerintah menargetkan keputusan kabinet pada Desember 2026. Dengan demikian, pembukaan kembali ini masih berupa rencana kebijakan. Sumber: Jiji Press melalui mixi News.
Kekurangan tenaga mengancam penyediaan makanan
Rencana tersebut muncul setelah penghentian sementara penerimaan baru di bidang jasa boga berdampak pada perusahaan penyedia makanan institusi. Menurut laporan Mainichi, Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan Jepang melakukan survei terhadap 38 perusahaan penyedia makanan untuk fasilitas medis dan kesejahteraan pada Agustus 2026.
Kekurangan tenaga dikhawatirkan mengganggu penyediaan makanan yang harus disesuaikan dengan kondisi pasien dan kebutuhan perawatannya. Risiko ini terutama menjadi perhatian di daerah yang lebih sulit mendapatkan pekerja. Perusahaan yang ingin menerima pekerja baru untuk pekerjaan tersebut juga direncanakan harus mengajukan permohonan baru. Sumber: Mainichi melalui StartHome.
Mengapa penerimaan sebelumnya dihentikan?
Pemerintah menghentikan sementara penerimaan baru Tokutei Ginou 1 di bidang jasa boga sejak April 2026 karena jumlah pekerja diperkirakan melampaui batas penerimaan. Kuota bidang tersebut ditetapkan sebanyak 50.000 orang hingga akhir Maret 2029.
Namun, kebutuhan tenaga untuk menyediakan makanan bagi pasien dan penghuni fasilitas lansia tetap mendesak. Pemerintah kemudian mengusulkan pemindahan kategori pekerjaan sebagai langkah untuk menjaga kelangsungan layanan tersebut. Sumber: Kyodo melalui Livedoor News.
Cakupan pembukaan kembali terbatas
Menurut laporan Jiji Press, usulan ini mencakup pekerjaan pembuatan makanan di rumah sakit, fasilitas kesejahteraan sosial, dan sekolah. Istilah kyūshoku dalam konteks ini berarti penyediaan makanan bagi pengguna institusi tersebut. Sumber: Jiji Press melalui mixi News.
Rencana tersebut belum berarti seluruh penerimaan pekerja Tokutei Ginou di restoran akan kembali dibuka. Jadwal pembukaan kembali bidang jasa boga secara keseluruhan masih belum ditentukan. Bagi calon pekerja Indonesia, informasi utama yang perlu diperhatikan selanjutnya adalah keputusan resmi pemerintah mengenai cakupan pekerjaan dan tata cara penerimaannya. Sumber: Kyodo melalui Livedoor News.
