Pemerintah Jepang mengumumkan rencana penambahan kuota penerimaan tenaga kerja asing melalui program Tokutei Ginou 1 (特定技能1号) khusus bidang Kaigo atau perawatan lansia sebanyak 20.000 orang. Langkah ini diambil menyusul meningkatnya kebutuhan tenaga kerja di sektor perawatan lansia yang jauh melampaui perkiraan sebelumnya.
Rencana tersebut disampaikan dalam rapat dewan ahli pemerintah Jepang pada Senin, 19 Oktober 2026. Penambahan kuota ini diharapkan dapat mencegah terhentinya penerimaan pekerja asing baru akibat batas kuota yang semakin mendekati kapasitas maksimal.
Kuota Kaigo Direncanakan Naik Menjadi 146.900 Orang
Berdasarkan rencana pemerintah, batas penerimaan tenaga kerja asing bidang Kaigo melalui program Tokutei Ginou 1 akan dinaikkan dari 126.900 orang menjadi 146.900 orang untuk periode penerimaan hingga akhir Maret 2029.
Penambahan tersebut dilakukan dengan mengalihkan 20.000 kuota dari program Ikusei Shūrō (育成就労), yaitu sistem pengembangan tenaga kerja asing yang akan mulai diberlakukan pada April 2027 sebagai pengganti program magang teknis atau Ginou Jisshu.
Dengan perubahan ini, kuota Ikusei Shūrō bidang Kaigo akan dikurangi dari 33.800 menjadi 13.800 orang. Sementara itu, total kuota gabungan kedua program tetap sebesar 160.700 orang.
Artinya, pemerintah Jepang tidak menambah jumlah keseluruhan kuota tenaga kerja asing bidang Kaigo, melainkan mengalokasikan lebih banyak kuota kepada program Tokutei Ginou 1 yang ditujukan bagi pekerja dengan kemampuan bahasa Jepang dan keterampilan kerja yang telah memenuhi standar.
Jumlah Pekerja Asing Kaigo Terus Meningkat
Menurut data yang diberitakan Yomiuri Shimbun, jumlah pekerja asing pemegang status Tokutei Ginou 1 bidang Kaigo telah mencapai 81.436 orang pada akhir Juli 2026.
Peningkatan jumlah pekerja asing tersebut berlangsung lebih cepat dibandingkan perkiraan awal pemerintah Jepang.
Apabila tren ini berlanjut, kuota penerimaan yang berlaku saat ini dikhawatirkan akan terlampaui pada paruh kedua tahun fiskal 2027.
Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya penghentian sementara penerimaan pekerja asing baru, sebagaimana telah terjadi pada sektor restoran atau Gaishokugyou (外食業) pada April 2026.
Melalui rencana penyesuaian kuota ini, pemerintah berupaya menjaga kelangsungan penerimaan pekerja asing yang sangat dibutuhkan oleh fasilitas perawatan lansia di Jepang.
