Gekkouzakura: Sakura Legendaris di Prefektur Kochi Yang Mekar Saat Bulan Purnama

Peserta magang asal Indonesia turut menjadi sorotan dalam suasana puncak mekarnya “Gekkouzakura” di Kota Otsuki, Prefektur Kochi. Sakura legendaris yang dipercaya mekar penuh saat bulan purnama atau bulan baru itu kini sedang berada pada masa terbaiknya, menghadirkan pemandangan malam yang begitu indah dan memikat para pengunjung.

“Gekkouzakura” berdiri di atas bukit di kawasan Nagasawa, Hiromi, Kota Otsuki. Pohon ini diperkirakan berusia sekitar 200 tahun dan termasuk salah satu jenis yamazakura. Tingginya mencapai sekitar 14 meter, dengan cabang-cabang kokoh yang menjulur ke empat arah. Kelopak bunganya yang putih memantulkan cahaya lampu, membuat suasana satoyama pada malam hari terlihat sangat magis.

Sakura ini mulai mekar pada 27 Maret dan mencapai puncak mekarnya tepat pada 3 April, bertepatan dengan malam bulan purnama. Sesuai dengan legenda yang diwariskan turun-temurun, “Gekkouzakura” memang disebut-sebut akan mekar penuh saat bulan purnama atau bulan baru. Tahun ini, bunga putih yang sedang bermekaran dan cahaya bulan di langit malam benar-benar menghadirkan pemandangan yang menakjubkan. Ditambah lagi, pantulannya di permukaan air membuat suasana terlihat semakin fantastis.

Para pengunjung yang datang pun mengaku terpesona. Ada yang mengatakan bahwa bunga sakura putih itu terlihat seolah mengambang di tengah kegelapan, sementara yang lain merasakan suasana yang begitu misterius dan agung, khas keindahan sakura di malam hari.

Di tengah suasana itu, para peserta magang asal Indonesia juga menikmati pengalaman yang sangat berkesan. Bagi mereka, ini adalah pertama kalinya melihat bunga sakura secara langsung. Salah seorang peserta magang mengatakan bahwa ia belum pernah melihat sakura sebelumnya, sehingga merasa sangat senang karena akhirnya bisa menyaksikannya sendiri. Ia juga menggambarkan hanami sebagai momen piknik sambil melihat sakura, lalu minum teh dan bersulang bersama.

Penerangan malam untuk “Gekkouzakura” masih akan berlangsung hingga 7 April, setiap hari mulai pukul 18.40 sampai 21.00. Selama periode itu, pohon sakura ini diperkirakan masih berada dalam masa terbaik untuk dinikmati.

Selain itu, pada 4 April juga digelar “Otsuki Sakura Matsuri” yang diperkirakan akan ramai dikunjungi. Festival tersebut akan dimeriahkan berbagai acara, termasuk pertunjukan pemotongan tuna, sehingga menambah semarak musim sakura di Otsuki.

search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close