Lima Perempuan Asal Indonesia Mendapat Penghargaan Dari Kepolisian Kumamoto

Lima perempuan warga negara Indonesia yang bekerja di Jepang sebagai pekerja dengan Visa SSW menerima surat penghargaan dari 熊本南警察署 setelah menolong seorang lansia yang terjatuh ke saluran air di Kumamoto.

Kelima perempuan tersebut sehari-hari bekerja di fasilitas pemilahan sayuran milik JA Kumamoto. Peristiwa terjadi pada 15 Januari sekitar pukul 20.30. Saat pulang kerja dengan sepeda menuju asrama, tiga di antara mereka mendengar suara minta tolong dari arah saluran air.

Ketika diperiksa, mereka menemukan seorang perempuan berusia 80-an tahun berada di dalam saluran air sedalam sekitar satu meter. Lansia tersebut diduga terjatuh saat berjalan kaki dan mengalami memar di kaki. Meski tidak ada aliran air, korban tidak bisa keluar sendiri dan diperkirakan sudah berada di sana selama 2–3 jam sambil meminta pertolongan.

Walau kemampuan bahasa Jepang mereka terbatas, para pekerja asal Indonesia itu segera bertindak. Mereka mengangkat tubuh korban bersama-sama hingga keluar dari saluran. Setelah itu, dua rekan lain yang lebih memahami bahasa Jepang membantu menghubungi polisi dan berkomunikasi dengan korban sambil menunggu petugas datang. Mereka juga memberikan topi dan sarung tangan kepada korban karena suhu malam yang dingin.

Korban kemudian diamankan polisi dan dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan. Tidak dilaporkan adanya luka serius.

Pada 29 Januari, polisi menyerahkan surat penghargaan kepada kelima perempuan tersebut sebagai bentuk apresiasi. Polisi menilai bahwa jika penemuan terlambat, situasinya bisa membahayakan nyawa korban. Tindakan cepat para pekerja Indonesia, termasuk mengatasi kendala bahasa untuk melakukan pelaporan, dinilai sangat membantu.

Salah satu dari mereka menyampaikan bahwa melihat lansia tersebut mengingatkannya pada keluarganya sendiri. Menolong orang yang kesulitan dianggap sebagai hal yang wajar untuk dilakukan.

search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close