Peserta magang teknis asal Indonesia yang tinggal di Kota Imari mengikuti kegiatan pengenalan budaya Jepang melalui buku cerita bergambar dalam sebuah acara literasi yang digelar pada tanggal 18 di Seigai Gakushū Sentā (生涯学習センター). Kegiatan ini bertujuan membantu peserta asing memahami kebiasaan hidup dan tradisi Jepang dengan cara yang mudah dipahami.
Acara tersebut diselenggarakan oleh Dewan Pendidikan Kota Imari sebagai bagian dari program “Promosi Kota Berbasis Budaya Membaca” yang mendapat mandat dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi Jepang sejak Desember tahun lalu. Sasaran utama kegiatan ini adalah warga asing, termasuk peserta magang teknis asal Indonesia, yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap buku-buku berbahasa Jepang.
Sekitar 40 peserta hadir dalam kegiatan ini. Buku-buku cerita yang digunakan menggambarkan kehidupan sehari-hari, adat istiadat, serta budaya Jepang. Buku-buku tersebut dipilih oleh tenaga ahli buku cerita anak di Kota Imari dan dibacakan oleh relawan dari kelas bahasa Jepang setempat. Melalui kegiatan ini, peserta magang Indonesia memperoleh pemahaman yang lebih luas mengenai budaya Jepang sekaligus diperkenalkan dengan kebiasaan membaca.
Pemerintah Kota Imari berencana melanjutkan berbagai kegiatan literasi serupa. Pada awal Februari akan diadakan kegiatan membuat buku cerita bergambar dengan memanfaatkan teknologi AI. Selain itu, sepanjang Februari juga akan digelar berbagai acara literasi, seperti acara membaca dan mengenal buku bersama, sesi berbagi pengalaman dengan penulis, kunjungan ke perpustakaan sekolah, serta diskusi buku secara online yang menghubungkan beberapa fasilitas umum di dalam kota.
Seluruh kegiatan tersebut dapat diikuti secara gratis dan diharapkan dapat memperkuat pertukaran budaya sekaligus meningkatkan minat baca, termasuk di kalangan peserta magang Indonesia yang tinggal di Kota Imari.
