Tanggal 12 diperingati sebagai Hari Kedewasaan di Jepang. Di Prefektur Miyazaki, hampir seluruh kota dan kabupaten telah menggelar acara peringatan setelah tahun baru.
Di Kota Miyazaki, yang sebelumnya menyelenggarakan acara berdasarkan sekolah menengah pertama, pada tanggal 12 digelar acara terbuka bertajuk “Hatachi no Tsudoi” yang dapat diikuti siapa saja.
Menjelang dimulainya acara, terlihat banyak peserta dari luar negeri hadir di lokasi, termasuk mereka yang mengenakan hijab.
Acara ini terbuka bagi siapa pun, termasuk warga asing dan mereka yang sebelumnya tidak dapat mengikuti perayaan di wilayah tempat tinggalnya.
Sebanyak 60 orang mengikuti kegiatan ini, terdiri dari 43 warga asing dari Nepal, Vietnam, dan negara lain, serta 17 warga Jepang. Perwakilan peserta menyampaikan ikrar kedewasaan di hadapan hadirin.
Di lokasi acara, peserta juga dapat menikmati pengalaman budaya Jepang seperti upacara minum teh dan kaligrafi. Para peserta tampak menikmati budaya Jepang sambil meneguhkan kembali tekad mereka sebagai orang dewasa.
Salah satu peserta asal Indonesia mengungkapkan rasa bahagianya karena telah menginjak usia 20 tahun. Ia bekerja di bidang perawatan lansia dan bercita-cita menjadi orang yang sukses secara finansial.
Peserta lain mengatakan bahwa ia datang bersama sepupunya yang sebaya. Mereka tertarik karena acara ini terbuka lintas wilayah dan tidak membatasi pakaian, sehingga suasananya terasa santai dan menyenangkan.
Ada pula peserta yang telah tinggal di Miyazaki selama delapan bulan. Ia menuturkan bahwa masyarakat setempat sangat ramah dan sering mengajak berbincang, terutama para ibu-ibu yang menurutnya sangat baik hati.
Peserta lain yang berasal dari Nepal menyampaikan mimpinya untuk bekerja merawat orang lanjut usia.
Pihak Pemerintah Kota Miyazaki berharap para peserta, khususnya warga asing, dapat merasakan budaya Jepang melalui perayaan kedewasaan ini dan bersedia tinggal lebih lama di Miyazaki.
