Dua Pemuda Dari Indonesia Jadi Supir Truck Pertama di Prefektur Wakayama

Dua pemuda asal Indonesia, Iptu Sukma Mahadita dan Ginan Jalu Pudiyanto, resmi bekerja sebagai sopir truk di Jepang dengan status tinggal Tokutei Ginou. Keduanya menjadi orang Indonesia pertama yang mengisi posisi tersebut di Prefektur Wakayama.

Upacara penerimaan karyawan baru digelar hari ini di Toba Unso Co., Ltd., sebuah perusahaan transportasi yang berlokasi di Naokawa, Kota Wakayama. Dalam acara tersebut, Presiden Direktur Hiroki Toba menyerahkan langsung surat keputusan kepada Mahadita dan Pudiyanto.

Status tinggal Tokutei Ginou merupakan izin kerja khusus yang diberikan kepada tenaga asing yang memiliki keterampilan dan kemampuan bahasa Jepang tertentu. Skema ini dibuat untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor, termasuk bidang transportasi kendaraan bermotor yang baru ditambahkan sejak April tahun ini.

Melalui kebijakan baru tersebut, Toba Unso menjadi perusahaan pertama di Prefektur Wakayama yang merekrut sopir truk asal Indonesia dengan status Tokutei Ginou. Kedua pemuda ini akan bekerja sebagai sopir truk dengan status karyawan tetap.

Mahadita mengungkapkan rasa antusiasnya:

“Saya suka menjadi sopir dan juga suka truk. Saya ingin mengemudi jarak jauh dan mendapatkan banyak pengalaman.”

Sementara itu, Pudiyanto menyampaikan harapannya:

“Saya suka Jepang, saya ingin belajar cara kerja orang Jepang, dan suatu hari nanti pulang ke Indonesia untuk memanfaatkan pengalaman ini demi memulai usaha sendiri.”

Presiden Direktur Hiroki Toba menjelaskan bahwa keputusan merekrut tenaga kerja dari Indonesia dilatarbelakangi oleh krisis kekurangan sopir di industri transportasi Jepang.

“Industri ini menghadapi kekurangan tenaga kerja yang serius. Kami percaya dengan pendidikan dan pelatihan yang tepat, mereka bisa memiliki kualitas setara dengan sopir Jepang,” ujarnya.

Kehadiran dua pemuda asal Indonesia ini bukan hanya membantu Jepang menghadapi krisis tenaga kerja, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi Indonesia karena mampu menempatkan warganya sebagai pionir di bidang transportasi internasional.

search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close