Tiga Bidang Baru Visa SSW, Total 19 Bidang, 17 Diantaranya Adalah Bidang Ikusei Shurou

Pada tanggal 20 Mei, pemerintah Jepang mengumumkan rencana untuk menambahkan tiga sektor baru ke dalam program visa kerja “Tokutei Ginou” (Specified Skilled Worker), yaitu penyediaan linen, manajemen gudang logistik, dan pengelolaan limbah. Ketiga sektor ini ditambahkan sebagai respons terhadap krisis kekurangan tenaga kerja yang semakin serius di Jepang.

Saat ini, visa Tokutei Ginou mencakup 16 sektor industri, dan jika usulan ini disetujui, totalnya akan menjadi 19 sektor. Pemerintah menyampaikan rencana ini dalam pertemuan dewan ahli pada 20 Mei, dan menargetkan keputusan kabinet pada tahun 2025.

Visa Tokutei Ginou terdiri dari dua kategori:

  • Tokutei Ginou No.1, yang ditujukan untuk tenaga kerja dengan keterampilan dasar dan memiliki izin tinggal selama 5 tahun.
  • Tokutei Ginou No.2, yang diberikan kepada tenaga kerja dengan keterampilan lebih tinggi, dan memungkinkan tinggal tanpa batas waktu serta membawa keluarga.

Hingga Februari 2025, terdapat sekitar 293.000 pekerja dengan status Tokutei Ginou No.1 dan sekitar 1.350 dengan status No.2. Pemerintah telah menetapkan target maksimal 820.000 pekerja Tokutei Ginou No.1 dalam lima tahun hingga tahun fiskal 2028. Dengan penambahan sektor ini, angka tersebut diperkirakan akan meningkat lebih lanjut.

Rincian tiga sektor tambahan:

  • (リネンサプライ / Linen Supply) Penyediaan linen: distribusi perlengkapan tidur di hotel dan rumah sakit.
  • (物流倉庫 / Butsuryū sōko) Manajemen gudang: penyortiran dan penanganan barang di pusat logistik.
  • (廃棄物処理 / Haikibutsushori) Pengelolaan limbah: pengolahan dan pemilahan limbah.

Ketiga sektor ini menunjukkan tingkat kekosongan tenaga kerja yang tinggi, dengan rasio lowongan kerja aktif mencapai antara 1,92 hingga 4,30 kali lipat.

Selain itu, pemerintah juga tengah menyiapkan sistem baru bernama “Ikusei Shurou Seido” (Sistem Pekerja Pengembangan), yang akan menggantikan program magang pada April 2027. Sistem ini akan menerima pekerja asing dengan keterampilan dasar selama tiga tahun untuk dilatih hingga memenuhi standar Tokutei Ginou No.1.

Untuk menjaga konsistensi sistem, pemerintah juga mencantumkan bahwa sistem Ikusei Shurou akan mencakup 17 dari 19 sektor Tokutei Ginou (dengan pengecualian transportasi kendaraan dan penerbangan karena dianggap membutuhkan keterampilan lebih tinggi).

Pemerintah akan terus membahas kuota penerimaan dan kebijakan pelaksanaan berdasarkan masukan dari para ahli. Inisiatif ini diharapkan memperluas peluang kerja bagi pekerja asing sekaligus memperkuat daya saing tenaga kerja Jepang di tengah krisis demografi yang sedang berlangsung.

search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close