Sebuah acara diadakan di Kota Monbetsu untuk memperkenalkan budaya tradisional Jepang kepada orang asing yang tinggal di daerah tersebut, termasuk para pemagang keterampilan (技能実習生).
Acara ini diselenggarakan setiap tahun oleh sebuah kelompok masyarakat di Kota Monbetsu. Pada tanggal 19 Januari, sekitar 160 peserta, termasuk pemagang keterampilan dari Indonesia dan Thailand, turut ambil bagian.
Di tempat acara, para pemagang keterampilan mencoba berbagai kegiatan seperti memainkan gasing tradisional (コマ回し) dan kaligrafi Jepang (書道), dengan bimbingan dari anggota kelompok masyarakat.
Selain itu, dalam pengalaman membuat mochi (餅つき), para peserta dengan penuh semangat mengayunkan alat penumbuk (きね) sambil berseru “Yoisho, yoisho” sesuai irama. Mochi yang telah ditumbuk dibentuk menjadi bulatan seukuran lima sentimeter dan dinikmati dengan isian kacang merah manis (あん) atau ditaburi bubuk kedelai panggang (きな粉).
Seorang perempuan dari Indonesia berkata, “Kaligrafi Jepang sulit, tetapi menyenangkan,” dan “Saya senang bisa mencoba membuat mochi. Mochi dengan bubuk kinako adalah yang paling enak.”
