Peserta Magang dari Indonesia Mempelajari Peraturan Keselamatan Lalu Lintas Bersepeda di Jepang

Sembilan orang peserta magang dari Indonesia mengikuti pelajaran keselamatan lalu lintas yang diadakan di sebuah perusahaan konstruksi di Mizushima, urashiki, Okayama di mana mereka menerima instruksi dari Momo-kun, karakter maskot markas besar polisi prefektur, dan staf lainnya.

Seorang peserta magang melakukan simulasi kecelakaan lalu lintas menggunakan perangkat VR (virtual reality), seperti saat sedang menaiki sepeda sambil melihat ponsel cerdas dan kemudian menabrak pejalan kaki, juga ketika tidak berhenti di tanda berhenti di jalan dengan jarak pandang yang buruk, maka akan ditabrak oleh mobil yang melaju dari arah lain, yang membuat mereka belajar pentingnya mengikuti peraturan.

Selain itu, satu per satu dari mereka ditegaskan bahwa menaiki sepeda sambil melihat smartphone atau menggunakan payung saat berkendara menjadikan tidak stabil dan berbahaya.

Menurut kepolisian, ada 135 kecelakaan yang melibatkan orang asing di Okayama pada tahun lalu, dan 33 di antaranya melibatkan pengguna sepeda.

Salah satu peserta pria berusia 23 tahun berkata, “Saya senang mengetahui bahwa peraturan di Jepang lebih ketat dibandingkan di negara asal saya. Saya pasti akan mengikuti peraturan tersebut mulai sekarang.”

Pihak kepolisian mengatakan, “Kami mengadakan kursus ini untuk membantu masyarakat terbiasa dengan peraturan keselamatan Jepang. Saya pikir jumlah orang asing akan terus meningkat, jadi kami akan terus melanjutkan upaya ini.”

Sumber: https://www3.nhk.or.jp/lnews/okayama/20240611/4020020533.html

search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close