Pada tanggal 30, sebuah event diadakan di Kota Kamisu, Prefektur Ibaraki, untuk memperkenalkan budaya jepang kepada pemuda dari Indonesia yang datang ke Jepang sebagai pemagang di bidang perikanan, melalui upacara minum teh.
Acara ini diadakan di Lifelong Learning Center Kota Kamisu dan dihadiri oleh 11 peserta magang yang datang dari Indonesia pada bulan April kemaren dan 15 siswa dari klub upacara minum teh SMA Hasaki.
Peserta magang teknis pertama kali diperkenalkan dengan istilah “Ichigo Ichie” oleh instruktur aktivitas klub, yang berarti sebuah pertemuan tidak akan terulang lagi.
Setelah itu, para peserta magang mencicipi teh dan manisan Jepang, dan sambil belajar etika upacara minum teh tersebut dari siswa SMA, mereka mencoba “Otemae,” di mana mereka dengan cepat mengocok pengocok teh untuk membuat teh.
Para peserta magang duduk tegak di atas tikar tatami dan terlihat gugup, namun mereka menikmati rasa teh sambil berbincang dengan para siswa SMA tersebut.
Setelah itu, peserta magang dari Indonesia kemudian memperagakan seni bela diri tradisional, sehingga para peserta yang hadir saling memperdalam pemahaman mereka tentang kedua budaya dari masing-masing negara.
Salah satu peserta magang mengatakan, “Pengalaman upacara minum teh ini menyenangkan. Saya ingin belajar lebih banyak tentang budaya Jepang,” dan Seorang lainnya mengatakan “Teh Jepang memang pahit, tapi enak.”
Seorang siswa dari SMA berkata, “Saya senang melihat ekspresi saat mengatakan enak. Saya berharap semoga rasa keramahtamahan Jepang bisa menyebar.”
Sumber: https://www3.nhk.or.jp/lnews/mito/20240531/1070024186.html
