
Sebuah kerangka kerja untuk laporan akhir yang akan disusun oleh kelompok ahli pemerintah yang mempertimbangkan cara mengubah sistem pelatihan keterampilan bagi pekerja asing di Jepang telah diungkapkan.
Berikut beberapa rangkuman dari ajuan kerangka kerja tersebut:
- Penghapusan Program Pelatihan Keterampilan (技能実習): Salah satu poin utama dalam laporan akhir yang akan dihasilkan oleh kelompok ahli pemerintah adalah penghapusan program pelatihan keterampilan untuk pekerja asing.
- Pengenalan Sistem Baru 3 Tahun: Rencana tersebut mencakup pembentukan sistem baru dengan masa tinggal di Jepang selama 3 tahun bagi pekerja asing. Ini akan menggantikan program pelatihan keterampilan yang ada.
- “Tenseki” (転籍) atau Transisi ke Perusahaan Lain: Konsep “tenseki” atau transisi ke perusahaan lain akan diperbolehkan setelah lebih dari 1 tahun bekerja, dengan syarat memiliki kemampuan bahasa Jepang yang cukup dan keterampilan teknis tertentu.
- Rencana Pembentukan Hukum Terkait: Pemerintah berencana untuk mengajukan perubahan hukum yang diperlukan untuk menerapkan sistem baru ini dalam sidang parlemen biasa tahun depan.
- Nama Baru yang Diajukan: “Ikujo Gino” (育成技能): Nama yang diajukan untuk sistem baru ini adalah “Ikujo Gino,” yang dapat diterjemahkan sebagai “Pelatihan Keterampilan Pengembangan.”
- Meningkatkan Keterampilan dan Kemampuan Bahasa: Sistem ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan pekerja asing hingga mencapai tingkat tertentu yang dibutuhkan untuk “Tenseki” atau transisi ke “Toku-gino” (特定技能), yaitu keterampilan khusus yang memerlukan ujian teknis dan bahasa Jepang.
- Mekanisme Pembayaran Biaya oleh Perusahaan: Pemerintah juga sedang mempertimbangkan mekanisme di mana perusahaan yang menerima pekerja asing akan membayar sebagian biaya yang biasanya harus dibayar oleh pekerja asing kepada agensi yang mengirim mereka ke Jepang.
Sumber: https://www.yomiuri.co.jp/politics/20231012-OYT1T50060/

Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.